Sunday, September 1, 2013

TUBERKULOSIS: PENYEBAB DAN CARA PENULARANNYA

On the pale walls of the Luxor Temple, some 4,000 years ago in ancient Egypt, a Pharaoh carved an image of a man who had become ill when he breathed in a germs smaller than a speck of sand. The Pharaoh, as he sketched, may not have known that the disease he was describing on the wall was to become one of the largest single causes of death: a disease that would later be called tuberculosis.(The Health Academy, WHO, 2004)
 
Didukung relief di dinding piramid tersebut para ahli melacak jejak DNA dan menemukan bahwa Mycobacterium tuberculosis memang ditemukan pada mummy yang usianya ribuan tahun. Kesimpulannya: Tuberculosis sudah bersama manusia sejak jaman purba.
 
Hampir semua orang pernah mendengar nama Tuberkulosis (TB) atau lebih populer dengan TBC (baca: tebese), sayangnya banyak yang tidak mengerti bahwa TB bisa fatal. TB adalah pembunuh nomor dua diantara penyakit menular di dunia, setelah HIV. Bisa terjadi koinfeksi antara TB dan HIV, dan bagi orang dengan HIV AIDS maka TB adalah pembunuh nomor satu. WHO menyatakan TB sebagai Global Public Health Emergency pada tahun 1993 (WHO Global Report 2012)
 
Seri tulisan di bawah diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam meningkatkan pemahaman penyakit tuberkulosis (TB) khususnya TB paru kepada masyarakat umum, sehingga mengerti dan mampu melakukan dua langkah strategis utama, yaitu: Kita tidak tertular maupun menularkan TB. 
 
Bacaan terkait: Tuberkulosis: Penyakit Purba di Era Global (1) dan lanjutannya.
 
 
APAKAH TUBERKULOSIS (TB)?
 
Tuberkulosis adalah penyakit menular menahun disebabkan oleh sejenis bakteri yaitu Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tahan asam berbentuk batang berukuran : 0.3-0.6 sampai 1-4 mikron Ini pada umumnya menyerang jaringan paru tetapi dapat juga menyerang berbagai bagian tubuh lainnya. Bila tidak ditangani dengan baik, TB dapat berakibat fatal.
 
 
Gambar Mycobacterium tuberculosis dari: The Internet Pathology Laboratory for Medical Education; Florida State University College of Medicine
 
 
DI BAGIAN MANAKAH TUBERKULOSIS MENYERANG TUBUH MANUSIA?
 
Pada umumnya TB menyerang jaringan paru, disebut TB PARU. Dalam keadaan latent TB Paru tidak menimbulkan penyakit dan tidak menular. Pada kondisi dimana daya tahan tubuh menurun TB Latent akan berkembang menjadi TB Aktif yang menular dan dapat mengakibatkan kematian bila tidak mendapatkan penanganan yang baik.
 
TB juga dapat menyerang jaringan atau organ di luar paru. Dalam hal ini disebut TB EXTRAPULMONAL. Antara lain: TB Larynx (bagian atas saluran pernapasan), kelenjar getah bening, pleura (selaput paru), otak, ginjal, tulang, sendi dan kulit. TB Extrapulmonal banyak diderita orang yang mengalami penurunan daya tahan tubuh, termasuk orang dengan HIV AIDS. Anak-anak juga lebih mudah terkena TB Extra pulmonal karena daya tahan tubuh belum terlalu kuat. Pada umumnya TB Extrapulmonal tidak menular (baca: Cara penularan TB).
 
Adapun TB MILIER (Miliary TB) terjadi apabila bakteri TB masuk dalam aliran darah kemudian tersebar dan berkembang di berbagai bagian tubuh. Disebut TB Milier karena pada pemeriksaan radiologis paru (Foto Thorax) menunjukkan gambaran biji padi-padian (millet) yang tersebar merata di seluruh jaringan paru. Kondisi ini jarang terjadi tetapi bisa menimbulkan akibat serius. Unumnya menyerang bayi, balita dan orang dengan kekebalan tubuh yang rendah.
 
 
 
BAGAIMANA CARA PENULARAN TUBERKULOSIS (TB)?
 
Tuberkulosis adalah salah satu jenis penyakit menular langsung, yaitu menular dari satu orang ke orang lain secara langsung melalui udara. Bila seorang penderita TB paru batuk, bersin, bicara (termasuk menyanyi)  makan bakteri TB akan terlontar bersama udara (airborne). Orang lain yang berdekatan dengan penderita TB paru berisiko tertular. Karena penularannya secara airborne inilah justru TB amat berbahaya.
 
Dalam kaitan dengan pengertian “menular langsung” perlu dipertegas bahwa penularannya hanya melalui udara (airborne) melalui droplet. Dewasa ini masih banyak yang salah tafsir. TB tidak ditularkan melalui jabat tangan, berbagi makanan dan minuman, WC dan Kamar Mandi Umum, Kolam Renang, bahkan sharing sikat gigi.
 
 
 
 
LANGKAH APA YANG PERLU DILAKUKAN BILA KITA MERASA TERPAPAR MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS?
 
Dalam kehidupan sehari-hari kita bergaul bersama sesama manusia. Diantara mereka ada yang menderita TB Aktif, dan diantara yang menderita TB Aktif tersebut ada yang sering berdekatan dengan kita., selanjutnya diantara yang menderita TB Aktif dan berdekatan dengan kita tersebut ada yang batuk (termasuk bersin, bicara dll) di dekat kita.
 
Hanya orang dengan TB Paru Aktif yang dapat menularkan penyakit,  utamanya bila kita sering berdekatan dalam kehidupan sehari-hari misalnya: Anggota keluarga, teman, termasuk teman sekantor, teman sekolah, teman seasrama, teman satu sel (narapidana) dan lain-lain yang sehari-hari banyak bersama kita, melalui udara yang membawa Mtb dari batuk penderita TB aktif.
 
Bila kita merasa pernah ter-expose seseorang yang menderita TB aktif jangan berpikir dua kali segeralah berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan, mumpung belum terlambat.
 
 
 


Rujukan bacaan:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Atlanta http://www.cdc.gov/tb/
WHO, 2012: Global tuberculosis report 2012.
Self-Study Modules on Tuberculosis CDC Atlanta, 2008


No comments:


Most Recent Post